Rabu, 25 November 2009

SANITASI KEDARURATAN BENCANA BANJIR

I. MASALAH SANITASI POTENSIAL

A. Saat terjadinya banjir

1. Air Bersih.
• Tidak tersedia air bersih
• Sumber air tercemar
• Sarana rusak
2. Sampah
• Tidak adnya sarana penampungan
• Pengelolaan sampah tidak dilaksanakan
• Proses pembusukan terjadi setelah melampaui dua hari, bau dan cairan leacet dan lalat muncul.
• Sampah dari luar/ sungai masuk kedalam rumah
3. Limbah:
• Saluran air limbah tidak berfungsi
• Masuknya limbah berbahaya kedalam rumah
• Sarana pembuangan kotoran manusia terbatas atau tidak berfungsi
4. Lingkungan fisik
• Sarana sanitasi lingkungan rusak/ tidak berfungsi
• Lumpur masuk kedalam rumah
• Kelembaban tinggi
• Suhu rendah
5. Makanan dan minuman
• Makanan masak yang diterima tidak terpantau alamat yang memberi dan cara
penyelenggaraannya
• Lamaya waktu dari saat makanan masak sampai dikonsumsi.
• Tempat penyimpanan makanan mentah tidak cukup aman
6. Vektor penyakit dan binatang pengganggu
• Lalat, tikus, binatang berbisa, masuk ke rumah/ pemukiman
• Tidak tersedia bahan dan alat pemusnah
7. Kecelakaan
• Tenggelam/ hanyut
• Cedera ringan dan berat
• Terkena aliran listrik
• Kedinginan
B.Pasca Banjir

1.Air Bersih
• Rusaknya sarana sumber, distribusi, penampungan
• Air yang ada tercemar baik dari fisik , kimia, bakteriologis terutama untuk daerah yang terdapat industri, rumah sakit berpotensi tercemar limbah bahan berbahaya
dan beracun.
2. Sampah
• Berserakan tidak tertampung secara tertutup
• Tidak terangkut segera kepembuangan akhir
• Terjadi proses pembusukan
• Bercampur dengan Lumpur
• Terdapat bangkai binatang
3. Limbah
• Saluran air limbah tersumbat
• Sarana rusak fisik atau tidak berfungsi
4. Lingkungan fisik
• Dinding, lantai dan alat rumah tangga lembab
• Kerusakan bangunan
5. Makanan dan minuman
• Bahan makanan yang tersedia sudah rusak karena tersimpan lama ditempat yang tidak baik
• Pengolahan makanan pada lokasi di saat belum dilakukan pembersihan bekas banjir memperbesar kemungkinan terjaadinya pencemaran pada proses penyelenggaraan makanan.
6. Vektor dan binatang pengganggu
• Populasi lalat, nyamuk , kecoak dan tikus meningkat
7. Kecelakaan
• Terjatuh karena kondisi lingkungan yang belum teratur kembali

II. KESIAGAAN DI DAERAH BANJIR

1. Air Bersih
• Tersedianya sarana pengolahan air bersih sederhana dengan bentuk kecil dengan kemampuanyang cukup besar untuk mengolah air ditempat pengungsian
• Tersedianya SDM disetiap tempat pengungsian yang mampu mengoperasikan sarana pengolahan air sederhana.
• Tersedianya kantong kantong untuk supply air minum yang dapat dilipat dan dimanfaatkan berulang.
• Tersedianya bahan desinfeksi air.
2. Sampah
• Tersedianya kantong kantong plastik untuk sampah dan karung untuk menampung Lumpur
• Tersedianya SDM yang mempunyai kemampun mengelola sampah minimal di setiap kelurahan dengan pendekatan memanfaatkan sampah semaksimal mungkin di lingkungan setempat.
3. Limbah
• Tersedianya sarana penampungan limbah dan exceta manusia sementara dengan bahan kimiadan bakteri untuk mempercepat dann mengefisienkan proses pembusukan
• Mengutamakan pengamanan limbah B3 yang belum sempat terolah yang ada di daerah banjir.
• Pencegahan masuknya Lumpur kedalam rumah atau mengurangi kemungkinannya denganpenutupancelah celah pintu dengan keset atau kain kain yang tidak terpakai.
4. Lingkungan fisik
• Tersedianya alat pemanas ruangan sederhana dengan bahan bakar non listrik batrei, batu bara atau batok kelapa untuk mengurangi dingin dan kelembaban
5. Makanan
• Tersedianya SDM yang terlatih untuk penyelenggaraan makanan darurat yang saniter.
• Tersedianya alat transportasi yang dapat cepat dan aman untuk membawa makanan ketempat lokasi.
• Adanya pencatatan Tempat Orang dan waktu pengiriman , penerimaan dan dikonsumsinya makanan.
6. Vektor dan binatang pengganggu
• Tersedianya bahan dan alat pembunuh vector dan binatang pengganggu
• Adanya kesiagaan masyarakat akan bahaya dan penyakit yang muncul yang berhubungan dengan serangga dan binatang pengganggu.

7. Kecelakaan :
• Tersedianya bahan dan alat serta SDM Pertolongan pertama pada kecelakaan



III. TINDAKAN

A. Saat Banjir

1. Air Bersih
• Suply alat dan bahan pengolahan air sederhana

• Pengamanan penyelenggaraan supply air minum dari sumber hingga saat
dikonsumsinya
2.Sampah
• Pengumpulan sampah dalam kantong kantong dan disediakan tempat untuk
penampungannya .
• Suply kantong sampah
• Suply bahan untuk mengurangi bau dan mempercepat proses dekomposisi bila
banjir lebih dari dua hari
3.Limbah
Suply sarana penampungan limbah dan tinja darurat

4.Lingkungan fisik
 Suply alat pemanas
 Memfungsikan alat ventilasi dan pencahayaan serta ventilaasi alam

5.Makanan Minuman
• Penyelenggaraan pencatatan tempat orang dan waktu pengolahan, penerimaan dan konsumsi makanan jadi serta makanan mentah yang diterima
• Pengamanan proses penyelenggaraan makanan di tempat pengungsian

6.Vektor dan binatang pengganggu
• Pencegahan dan mencermati kemungkinan terdapatnya vector dan binatang
pengganggu
• Membasmi vector yang ada.

7. Kecelakaan
• Pertolongan Pertama pada kecelakaan yang terjadi dan mengupayakan pertolongan lebih lanjut.









B. Pasca Banjir

1. Air Bersih
• Desinfeksi sumber air bersih
• Pemeriksaan sarana distribusi dan penampungan dari kerusakan dan kemungkinan
kontaminasi
• Perbaikan /memfungsikan kembali arana sarana

2. Sampah
• Selama masih ada potensi banjir susulan sampah dan Lumpur tetap disimpan dalam
kantong dan dapat ditumpuk dimasukkan dalam bronjong sebagai penghambat banjar
• Pemanfatan sampah dan lumpur dalam upaya perbaikan lingkungan misalnya untuk
pengurukan daerah rendah atau meninggikan tanggul.
• Pemilahan sampah dalam upaya daur ulang
• Suply bahan kimia / bakteri dan teknologi sederhana untuk pengelolaan sampah
ditempat.

3. Limbah
• Pengembalian fungsi sarana pembuangan limbah dan tinja
• Suply bahan dan alat

4. Lingkungan fisik
• Penyebaran informasi tentang cara membersihkan rumah dan kebersihan diri pasca
banjir
• Suply bahan desinfeksi rumah
• Memaksimalkan terjadinya penghawaan dan ventilasi alam
• Mempercepat proses pengeringan didalam rumah terutama kamar tidur

5. Makanan Minuman
• Penekanan kembali peyelenggaraan makanan yang sehat mengingat kondisi
lingkungan yang belum pulih bahkan mungkin memburuk

6. Vektor dan binatang pengganggu
• Mewaspadai terdapatnya dan peningkatan perindukan vector dan binatang
pengganggu akibat dari banjir.
• Penghapusan serangga dewasa secara masal dan serempak.

7. Kecelakaan
• Pertolongan pertama pada kecelakaan yang mungkin timbul pada saat orang
melaksanakan pemulihan lingkungan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar